• Default Language
  • Arabic
  • Basque
  • Bengali
  • Bulgaria
  • Catalan
  • Croatian
  • Czech
  • Chinese
  • Danish
  • Dutch
  • English (UK)
  • English (US)
  • Estonian
  • Filipino
  • Finnish
  • French
  • German
  • Greek
  • Hindi
  • Hungarian
  • Icelandic
  • Indonesian
  • Italian
  • Japanese
  • Kannada
  • Korean
  • Latvian
  • Lithuanian
  • Malay
  • Norwegian
  • Polish
  • Portugal
  • Romanian
  • Russian
  • Serbian
  • Taiwan
  • Slovak
  • Slovenian
  • liish
  • Swahili
  • Swedish
  • Tamil
  • Thailand
  • Ukrainian
  • Urdu
  • Vietnamese
  • Welsh
Hari

Your cart

Price
SUBTOTAL:
Rp.0

Iran-Israel: Dulu Mesra, Kini Membara! Kok Bisa? Dari Sahabat Jadi Musuh Bebuyutan: Kisah Tragis Iran-Israel Terungkap! Masa Lalu Manis Iran-Israel yang Kini Jadi Kenangan Pahit Perang Iran-Israel: Siapa Sangka Dulu Mereka Pernah Sekutu? Iran vs Israel: Dulu Kawan,

img

Sriendrowasih.web.id Selamat membaca semoga bermanfaat. Pada Hari Ini saya ingin membedah {label} yang banyak dicari publik. Artikel Yang Fokus Pada {label} {judul} Tetap fokus dan ikuti pembahasan sampe selesai.

    Table of Contents

Hubungan Iran dan Israel saat ini sedang memanas, ditandai dengan saling serang yang meningkatkan ketegangan di kawasan Timur Tengah. Namun, tahukah Anda bahwa dahulu kedua negara ini pernah menjadi sekutu yang akrab?

Pada era 1950-an hingga 1970-an, Iran dan Israel menjalin hubungan yang erat. Iran, di bawah kepemimpinan Shah Mohammad Reza Pahlavi, melihat Israel sebagai mitra strategis dalam menghadapi ancaman dari negara-negara Arab yang lebih radikal. Israel pun menyambut baik hubungan ini, karena Iran menjadi sumber minyak yang penting dan pasar potensial bagi produk-produk Israel.

Kerja sama antara kedua negara meliputi berbagai bidang, termasuk intelijen, militer, dan ekonomi. Mossad, badan intelijen Israel, bahkan membantu melatih pasukan keamanan Iran. Perusahaan-perusahaan Israel juga terlibat dalam proyek-proyek pembangunan di Iran.

Namun, kemesraan ini berakhir dengan Revolusi Islam Iran pada tahun 1979. Ayatollah Ruhollah Khomeini, pemimpin revolusi, mengutuk Israel sebagai Setan Kecil dan memutuskan hubungan diplomatik dengan negara tersebut. Sejak saat itu, Iran dan Israel menjadi musuh bebuyutan.

Perubahan drastis ini mengubah peta politik di Timur Tengah. Iran, dengan ideologi revolusionernya, berusaha untuk menggulingkan rezim-rezim yang dianggap pro-Barat, termasuk Israel. Israel, di sisi lain, melihat Iran sebagai ancaman eksistensial dan berusaha untuk menghalangi program nuklir Iran.

Konflik antara Iran dan Israel terus berlanjut hingga saat ini, dengan berbagai insiden yang meningkatkan ketegangan. Saling serang yang terjadi baru-baru ini menjadi bukti bahwa hubungan kedua negara masih jauh dari kata damai. Masa lalu yang pernah akur dan mesra kini hanya menjadi kenangan pahit di tengah konflik yang berkepanjangan.

Tanggal publikasi artikel: 16 April 2024

Demikianlah {judul} sudah saya jabarkan secara detail dalam {label} Jangan ragu untuk mendalami topik ini lebih lanjut selalu bergerak maju dan jaga kesehatan lingkungan. Silakan bagikan kepada orang-orang terdekat. Terima kasih telah membaca

Special Ads
© Copyright 2024 - DKM Attanwir
Added Successfully

Type above and press Enter to search.

Close Ads