• Default Language
  • Arabic
  • Basque
  • Bengali
  • Bulgaria
  • Catalan
  • Croatian
  • Czech
  • Chinese
  • Danish
  • Dutch
  • English (UK)
  • English (US)
  • Estonian
  • Filipino
  • Finnish
  • French
  • German
  • Greek
  • Hindi
  • Hungarian
  • Icelandic
  • Indonesian
  • Italian
  • Japanese
  • Kannada
  • Korean
  • Latvian
  • Lithuanian
  • Malay
  • Norwegian
  • Polish
  • Portugal
  • Romanian
  • Russian
  • Serbian
  • Taiwan
  • Slovak
  • Slovenian
  • liish
  • Swahili
  • Swedish
  • Tamil
  • Thailand
  • Ukrainian
  • Urdu
  • Vietnamese
  • Welsh
Hari

Your cart

Price
SUBTOTAL:
Rp.0

Dalam Sunyi Muharram, Aku Mencari Tuhanku

img

Sriendrowasih.web.id Semoga kalian semua dalam keadaan baik ya. Pada Blog Ini saya ingin berbagi pandangan tentang {label} yang menarik. Artikel Ini Menyajikan {label} {judul} Simak baik-baik setiap detailnya sampai beres.

    Table of Contents

Dalam Sunyi Muharram, Aku Mencari Tuhanku

Dalam Sunyi Muharram, Aku Mencari Tuhanku

Dalam sunyi Muharram, rembulan berbisik lirih,
Mengantar malam panjang, kalbuku kian perih.
Mengingat hijrah Nabi, pengorbanan tak terperi,
Jejak langkahnya suci, penuntun hidup abadi.

Di antara doa-doa yang mengalir tanpa henti,
Kucari Engkau, Tuhanku, dalam kalbu yang sepi.
Seperti Yunus di perut ikan, dalam gelap bersemayam,
Kuseru nama-Mu Rahman, ampunan dosa terhampar.

Asyura tiba, mengenang cucu tercinta,
Husein syahid di Karbala, cinta-Mu begitu nyata.
Pengorbanan agung, simbol kebenaran sejati,
Menyirami bumi gersang, dengan iman yang bersemi.

Dalam sujud panjang, air mata berderai,
Menyucikan jiwa yang penuh dengan noda dan lalai.
"Rabbanaa dhalammaa anfusanaa..." (QS. Al-A'raf: 23),
Ampunilah kami, Tuhanku, atas segala dosa.

Muharram bukan hanya duka, tapi juga harapan,
Awal tahun baru, lembaran putih 'tuk kuukir kebaikan.
Dengan bimbingan Al-Quran, dan sunnah Rasul teladan,
Kucari ridha-Mu, Tuhanku, di setiap hembusan.

Seperti Ibrahim yang rela korbankan putranya,
Kucoba ikhlaskan diri, menyerah pada takdir-Mu semata.
Karena cinta-Mu lebih besar, dari segala yang fana,
Hanya pada-Mu ku bersandar, dalam suka dan duka.

Setiap langkahku adalah hijrah, dari buruk menuju baik,
Setiap detak jantungku adalah zikir, menyebut nama-Mu laik.
Kujadikan Muharram ini, momentum perubahan hakiki,
Menuju insan yang lebih baik, di sisi-Mu nanti.

Dalam sunyi Muharram, kutemukan jawaban,
Bahwa cinta sejati hanya ada pada-Mu, Tuhan.
Kuserahkan seluruh hidupku, dalam genggaman-Mu aman,
Semoga Engkau ridha, Tuhanku, hingga akhir zaman.

Begitulah uraian lengkap {judul} yang telah saya sampaikan melalui {label} Mudah-mudahan artikel ini bermanfaat bagi banyak orang selalu bersyukur atas pencapaian dan jaga kesehatan paru-paru. Ajak teman-temanmu untuk membaca postingan ini. Terima kasih

Special Ads
© Copyright 2024 - DKM Attanwir
Added Successfully

Type above and press Enter to search.

Close Ads